1. Pahami Kebutuhan Kesehatan Lansia
Penyakit Kronis: Identifikasi penyakit kronis yang diderita oleh lansia, seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung.
Frekuensi Berobat: Perhatikan seberapa sering lansia membutuhkan perawatan medis, baik rawat jalan maupun rawat inap.
Obat-obatan: Buat daftar obat-obatan yang rutin dikonsumsi oleh lansia.
Fasilitas Kesehatan yang Sering Digunakan: Perhatikan rumah sakit atau klinik yang sering digunakan oleh lansia.
2. Bandingkan Berbagai Produk Asuransi
Cakupan Manfaat: Bandingkan cakupan manfaat yang ditawarkan oleh masing-masing polis, seperti biaya rumah sakit, obat-obatan, dan perawatan gigi.
Jaringan Rumah Sakit: Pastikan rumah sakit yang sering digunakan oleh lansia termasuk dalam jaringan rumah sakit yang bekerjasama dengan perusahaan asuransi.
Besaran Premi: Bandingkan besaran premi yang ditawarkan oleh masing-masing polis dengan manfaat yang diperoleh.
Masa Berlaku Polis: Perhatikan jangka waktu perlindungan yang ditawarkan oleh masing-masing polis.
3. Perhatikan Masa Tunggu
Masa tunggu adalah periode waktu tertentu setelah polis aktif di mana beberapa manfaat tidak dapat langsung diklaim. Biasanya, masa tunggu berlaku untuk penyakit-penyakit tertentu atau prosedur medis tertentu. Pastikan Anda memahami masa tunggu yang berlaku pada setiap polis yang Anda pertimbangkan.
Tips Memilih Asuransi Kesehatan untuk Lansia, Jaminan Ketenangan di Usia Senja



