Tidak hanya itu, Khofifah juga menyampaikan harapannya agar seluruh santri dari Pesantren Sabilul Muttaqien akan mampu menjadi penguat syiar Islam dan menjadi penguat syiar ahlussunnah wal jamaah.
Dan momentum Maulid Nabi seperti ini menurut Khofifah menjadi waktu yang tepat untuk bermuhasabah tentang akhlak masing-masing. Bagaimana akhlak kita sehari-hari bisa terus diupayakan menjalankan apa yang selalu diajarkan dan dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
“Setiap dua bulan sekali kami menjadwalkan Syekh Afiffuddin Al Jailani, pemangku makbaroh Syekh Abdul Qodir Jailani di Baghdad yang sekaligus juga cicit beliau, untuk memberikan ceramah tentang akhlaq di Masjid Nasional Al Akbar,” kata Khofifah.
Syekh Afifuddin ini adalah ulama dunia yang selalu mengangkat tema My morality My religion, My religion My morality, yang artinya Akhlaqku Agamaku, Agamaku Akhlakku.












