Dalam empat tahun terakhir, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelontorkan bantuan berupa seragam dan perlengkapan sekolah secara gratis kepada 266.375 siswa. Program ini dimulai sejak tahun 2021, dengan sasaran utama siswa dari jenjang SD/MI dan SMP/MTs negeri maupun swasta yang berasal dari keluarga miskin (gamis) maupun pra-gamis di Kota Pahlawan.
Bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan intervensi dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi serta Wakil Wali Kota Armuji terhadap sektor pendidikan. Tujuannya adalah untuk memastikan anak-anak dari keluarga tidak mampu mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik tanpa terbebani biaya untuk seragam dan perlengkapan sekolah.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh siswa dari keluarga tidak mampu tidak lagi merasa khawatir terkait kebutuhan seragam dan perlengkapan sekolah. Sejak 2021, kami sudah menjalankan program bantuan ini untuk mendukung pendidikan mereka,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi, Kamis (12/9/2024).
Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu berharap, bantuan ini dapat menjadi pendorong bagi siswa untuk terus semangat dalam belajar dan meraih cita-cita. “Pendidikan adalah salah satu cara untuk mengentaskan kemiskinan. Saya berharap anak-anak Surabaya terus semangat belajar,” tuturnya.

Adapun jenis bantuan yang diberikan oleh Pemkot Surabaya itu meliputi seragam sekolah lengkap. Mulai dari seragam putih merah/putih biru, seragam olahraga, seragam batik, seragam pramuka, hingga sepatu. Selain itu, siswa juga mendapatkan tas sekolah serta perlengkapan lainnya seperti hasduk, topi, badge, ikat pinggang, dan kaos kaki.












