“Kami ingin memastikan masyarakat memahami visi dan misi dari calon-calon kami. Terutama, kami fokus pada pelaku UMKM, yang merupakan pilar utama perekonomian kota Surabaya,” ujar Achmad saat blusukan, Rabu (11/9/2024).
Mantan aktivis GMNI ini memaparkan pencapaian geliat UMKM di Surabaya pasca-pandemi COVID-19. Berdasarkan data yang dimiliki, terdapat 4.525 pelaku UMKM yang telah diberdayakan, dengan total transaksi mencapai Rp 128 miliar pada Januari 2024.
“Ini menunjukkan bahwa kebijakan Eri Cahyadi dan Armuji sangat memperhatikan pelaku UMKM sebagai tonggak ekonomi kota Surabaya,” jelas politisi muda ini.
Disisi lain, Achmad menyebut kepemimpinan Tri Rismaharini saat menjabat wali kota Surabaya juga sangat berjasa dalam kemajuan Surabaya melalui berbagai program pemberdayaan UMKM.












