Dengan cara itu, Kodrat mengaku mendapat Response masayarakat yang cukup baik. Masyarakat akhirnya memilih itu bukan berdasarkan keterpilihan. Tapi karena keterwakilan. “Karena kalau keterpilihan waktunya cuma singkat. Dikasih sesuatu kemudian mereka memilih setelah itu selesai. Tapi kalau keterwakilan mereka lalu menganggap kita sebagai wakil mereka. Karena selalu memperjuangkan aspirasinya,” terangnya.
Hal hal seperti Itulah, terus yang berlangsung selama ini dalam satu periode. “Hingga akan terpartri bahwa saya adalah wakil dari mereka. Bahkan meskipun saya tidak ada gambarnya pun, mereka tetap memilih karena merasa selama periode sebelumnya saya ini adalah wakil dari mereka,” pungkas Kodrat. (Caa)












