Rini menilai aset dan arus kas keempat BUMN tambang cukup untuk mencaplok saham Freeport Indonesia. Terlebih lagi keempat BUMN tambang juga memiliki kemampuan untuk terlibat dalam operasi tambang Freeport Indonesia.
“Justru kita lihat dari aset maupun cashflow di (BUMN) tambang kita. Di perusahaan-perusahaan tambang kita yakin kita mamlu melakukannya,” ujar Rini.
Dari sisi permodalan, Rini mencontohkan bagaimana Pertamina selaku BUMN migas mampu membangun kilang minyak alias refinery hingga US$ 15 miliar. “Secara konteks BUMN-BUMN kita cukup kuat dan cukup besar. Sebagai contoh Pertamina saja kalau bicarakan mengenai investasi refinery bisa sampai US$ 15 miliar kerja samakan dengan Rosneft,” kata Rini.
“Kita mampu dan justru ini memperkuat BUMN untuk lakukan hal-hal seperti ini jangan lupa bahwa Indonesia punya kekayaan natural resources besar,” tambah Rini.(dtc/ziz)



