“Jika kendaraan listrik di Surabaya semakin banyak, maka akan membuat lingkungan semakin baik. Pemkot Surabaya sekarang juga sudah mulai beralih ke kendaraan listrik untuk kendaraan dinasnya, tapi masih terbatas untuk kendaraan roda dua,” katanya.
Sementara itu, Dirut PT SIER Didik Prasetiyono mengatakan, SPKLU ini telah dilengkapi dengan teknologi canggih. Selain itu, yang lebih membanggakan lagi adalah 15 persen dari energi yang digunakan oleh SPKLU ini berasal dari solar panel. Tentunya hal ini menjadi langkah penting menuju penggunaan energi terbarukan yang lebih besar.
“Dengan diresmikannya EV Charger SPKLU Fast Charging 120 KVA ini adalah wujud nyata komitmen PT SIER dalam mendukung transisi energi bersih dan berkelanjutan lingkungan,” ujar Didik.
Keberadaan fasilitas SPKLU ini, lanjutnya, SIER tidak hanya mendukung penggunaan kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan, tapi juga menunjukkan keterlibatan SIER dalam mempromosikan inovasi teknologi hijau di sektor industri.
“Ini adalah langkah pertama dari kerjasama yang lebih luas dengan Utomo Charge Plus, salah satu tenant kami yang juga berbasis di kawasan SIER. Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan memperkuat ekosistem energi hijau di kawasan industri kami,” kata Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) ini.
Didik menegaskan, komitmen SIER untuk menjadi kawasan industri hijau tidak hanya terbatas pada penanaman taman dan banyaknya pepohonan yang ada di kawasan SIER. Tapi juga ikut mengembangkan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, yang mencakup pengelolaan energi bersih, efisiensi sumber daya, dan pengolahan limbah yang ramah lingkungan.












