“Karena debit air terlalu besar, karet fiber di talang air itu pecah, lalu air keluar,” kata Yado pada Selasa malam.
Ia menjelaskan, lokasi kebocoran terdapat di pertemuan beberapa saluran air yang dihubungkan dengan pipa. Ada pertemuan tiga pipa berbeda, ditambah debit air hujan yang tinggi. Air lalu mengalir dari atap dan membanjir lantai yang merupakan tempat akses pengguna jasa bandara dari gedung parkir ke gedung terminal.
“Saat kebocoran terjadi, tim kami langsung menangani perbaikannya dan alhamdulillah 20 menit bisa tertangani dan area tersebut sudah bisa kering lagi,” kata Yado.



