3. Keseimbangan Tubuh
Telinga tidak hanya berfungsi untuk mendengar, tetapi juga untuk menjaga keseimbangan tubuh.
Di dalam telinga dalam, terdapat organ keseimbangan yang disebut labirin. Labirin terdiri dari kanalis semisirkularis dan utrikulus, yang berisi cairan dan sel-sel rambut yang mendeteksi gerakan kepala.
Informasi dari labirin dikirim ke otak, di mana diolah dan diintegrasikan dengan informasi dari penglihatan dan propriosepsi (kesadaran posisi tubuh).
Integrasi informasi ini memungkinkan kita untuk menjaga keseimbangan tubuh saat berdiri, berjalan, dan berlari.
4. Perlindungan Terhadap Suara Keras
Telinga dilengkapi dengan mekanisme perlindungan untuk mencegah kerusakan akibat suara keras.
Otot stapedius di telinga tengah berkontraksi untuk meredam getaran suara keras, dan sel-sel rambut di telinga dalam memiliki kemampuan untuk beradaptasi terhadap tingkat kebisingan yang tinggi.
Namun, paparan suara keras dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pendengaran, sehingga penting untuk melindungi telinga dari kebisingan berlebihan.
5. Peranan dalam Emosi dan Perilaku












