Kutu merupakan parasit eksternal yang sering menyerang anjing, kucing, dan kelinci. Kutu dapat menyebabkan rasa gatal yang parah pada hewan, dan dalam beberapa kasus, dapat menyebabkan anemia dan infeksi kulit.
Penularan kutu dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi, atau melalui telur kutu yang terdapat di lingkungan sekitar.
3. Caplak
Caplak merupakan parasit eksternal yang dapat menempel pada anjing, kucing, dan manusia. Caplak dapat menularkan berbagai penyakit berbahaya, seperti penyakit Lyme dan babesiosis.
Penularan caplak terjadi melalui gigitan caplak yang terinfeksi.
4. Giardia
Giardia merupakan parasit protozoa yang dapat menyerang anjing, kucing, dan manusia. Giardia dapat menyebabkan diare, muntah, dan penurunan berat badan.













