“Tugas kita adalah mengawal pemerintah yang ada, termasuk juga mengantisipasi sejak dini dan melakukan aksi pencegahan terhadap berbagai bentuk dan sifat potensi ancaman terhadap NKRI,” ungkap Raya.
Dijelaskan, saat ini kepengurusan Bravo lima sudah mencapai 70 persen di kabupaten/kota di Jawa Timur.
“Kita akan terus menjaga konsistensi kebijakan pemerintah pusat maupun daerah, dan menjadi benteng pertahanan nasional maupun daerah, yang mampu melawan kepentingan politik yang berupaya memecah belah bangsa ini,” pungkasnya.
Diakhir kegiatan, juga dilakukan pelantikan beberapa jajaran pengurus DPC Bravo Lima. Antara lain DPC kota
Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kota/Kab Kediri, Kab. Ponorogo, Kab. Jember, Kab. Jombang, Kota/Kab Mojokerto, dan Kab. Nganjuk. (Hadi)












