Perhatikan juga kelembaban tanah dan hindari penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan pembusukan umbi.
Berikan pupuk NPK secara berkala untuk membantu pertumbuhan tanaman kentang. Pemupukan dapat dilakukan 2-3 kali selama masa tanam, yaitu pada saat awal tanam, saat tanaman mulai berbunga, dan saat tanaman mulai membentuk umbi.
5. Lakukan Penyiangan dan Pengendalian Gulma
Gulma dapat mengganggu pertumbuhan tanaman kentang dan mengurangi hasil panen. Lakukan penyiangan gulma secara berkala untuk menjaga kebersihan lahan tanam.
6. Panen Kentang yang Tepat Waktu
Kentang dapat dipanen sekitar 80-100 hari setelah tanam. Ciri-ciri kentang yang siap panen adalah daunnya yang mulai menguning dan mengering, serta batangnya yang mulai rebah.
Gunakan cangkul atau garpu untuk memanen kentang dengan hati-hati agar tidak merusak umbi.












