Meskipun demikian Nanang memastikan pihaknya telah melakukan penanganan atas insiden tersebut. Saat ini pihaknya telah menutup semua valve inlet pipa bahan ductile diameter 450 milimeter (mm) – diameter 300 mm untuk mengatasi luapan air yang berpotensi mengganggu lalu lintas pengguna jalan. Hal ini dilakukan setelah mendapat laporan pada pukul 17.30 WIB kemarin.
Nanang pun menjelaskan, saat ini sudah ada petugas yang melakukan identifikasi kerusakan pipa di lokasi kebocoran pipa PDAM, supaya segera diketahui seberapa besar kerusakan dan bagaimana penanganan selanjutnya.
“Selain petugas yang sedang menutup valve. Ada petugas kami yang melakukan identifikasi kerusakan pipa di lokasi pada titik bocor untuk mengetahui seberapa besar kerusakan dan bagaimana rencana penanganan selanjutnya. Kami upayakan penanganan bisa segera selesai agar gangguan distribusi air ke warga tidak terlalu lama,” tambah Nanang.



