Penamaan ini mungkin karena bentuk alpukat yang bulat dan agak mirip dengan testis, serta teksturnya yang lembut dan berair.
3. Disebarkan oleh Penjelajah Spanyol
Pada abad ke-16, penjelajah Spanyol membawa alpukat ke Eropa dan Kepulauan Karibia. Buah ini kemudian menyebar ke berbagai penjuru dunia, termasuk Asia, Afrika, dan Australia.
Alpukat quickly gained popularity due to its unique flavor and nutritional value.
4. Dari Buah Hias Menjadi Makanan Favorit
Awalnya, alpukat lebih banyak ditanam sebagai tanaman hias di Eropa. Orang-orang Eropa baru mulai mengonsumsi alpukat sebagai makanan pada abad ke-18.












