Ketiga, keragaman jenis penampilan seni dan kreativitas yang ditampilkan. Mulai dari gerak dan lagu, tari tradisional dan modern, paduan suara, drama musikal, pertunjukan angklung, pembacaan puisi, hingga peragaan busana. Dan keempat, keterlibatan aktif orang tua dan masyarakat dalam setiap tahap pelaksanaan pagelaran, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan acara.
“Pagelaran ini berlangsung selama hampir satu bulan, menampilkan berbagai pertunjukan seni dan kreativitas dari berbagai lembaga pendidikan. Salah satu momen yang paling ditunggu adalah penampilan gerak dan lagu, menari, menyanyi, paduan suara, pantomime, angklung, drama, puisi, band, serta fashion show atau peragaan busana,” imbuhnya.
Bunda Rini juga menjelaskan bahwa pagelaran ini memberikan dampak positif bagi anak-anak, guru, orang tua, dan masyarakat. Bagi anak-anak, acara ini menjadi wadah ekspresi diri, pengembangan bakat, dan peningkatan rasa percaya diri. Sedangkan bagi guru, acara ini menjadi ajang pertukaran pengalaman dan pengetahuan.
“Kemudian bagi orang tua, acara ini menjadi kesempatan melihat bakat anak mereka. Lalu bagi masyarakat, acara ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memajukan pendidikan anak usia dini,” jelasnya.
Meski demikian, Bunda Rini menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pagelaran tersebut. Sebab, pagelaran ini menjadi bukti nyata bahwa Kota Pahlawan memiliki generasi muda yang berbakat dan kreatif.
Menurutnya, Pagelaran Talenta Seni dan Kreativitas Siswa PAUD dan SD tahun 2024, menjadi momen penting bagi Kota Pahlawan dalam memperkuat komitmen semua pihak untuk mendukung pendidikan anak usia dini dan memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731.



