Tantrum biasanya terjadi pada anak usia 1 hingga 3 tahun, saat perkembangan otak dan kemampuan komunikasi mereka sedang pesat berkembang. Pada usia ini, anak belum memiliki kemampuan yang cukup untuk mengelola emosinya dengan baik. Ketika mereka merasa frustrasi, marah, atau tidak nyaman, mereka belum dapat mengungkapkan perasaannya dengan kata-kata.
Tantrum juga dapat dipicu oleh berbagai faktor lain, seperti rasa lapar, kelelahan, bosan, atau kurangnya perhatian. Selain itu, anak dengan temperamen yang lebih sensitif atau mudah marah juga lebih rentan mengalami tantrum.












