Paparan radiasi sinar kosmik ini berkontribusi pada penurunan suhu di puncak gunung. Sinar kosmik yang menabrak permukaan bumi akan melepaskan energi panas, namun energi panas ini dengan cepat hilang ke luar angkasa karena minimnya atmosfer yang menghangatkan.
3. Kurangnya Vegetasi dan Pen遮蔽an Matahari
Puncak gunung umumnya memiliki vegetasi yang lebih sedikit dibandingkan dengan dataran rendah. Hal ini berarti puncak gunung menerima lebih banyak paparan sinar matahari langsung.
Namun, sinar matahari yang diterima di puncak gunung tidak sepenuhnya menghangatkan permukaan bumi. Sebagian besar sinar matahari tersebut dipantulkan kembali ke luar angkasa oleh salju, es, dan batuan yang terdapat di puncak gunung.
Kurangnya vegetasi dan pen遮蔽an matahari ini menyebabkan puncak gunung kehilangan panas lebih cepat, sehingga suhunya menjadi lebih dingin.
4. Kecepatan Angin yang Tinggi
Angin di puncak gunung umumnya bertiup lebih kencang dibandingkan dengan di dataran rendah. Hal ini disebabkan oleh perbedaan tekanan udara antara puncak gunung dan dataran rendah.












