Untuk menentukan siapa pemenang tender, Pemkot Surabaya menyerahkan kepada para profesional dan akademisi dari sejumlah perguruan tinggi serta dari pemerintah. “Saat beauty contest itu, bukan kami yang menentuan tapi para profesional dan akademisi yang menentukan dan mana yang paling cocok untuk digunakan di Kota Surabaya,” ungkap Risma.
Selanjutnya, Pemkot Surabaya akan memberikan subsidi saat trem beroperasi. Misalnya, harga tiketnya Rp 10.000, maka bisa saja Pemkot Surabaya memberikan subsidi sebesar Rp 5.000. Dana subsidi tersebut diambailkan dari dana APBD Surabaya.












