Depresi dapat memengaruhi konsentrasi dan fokus anak, sehingga mereka mengalami kesulitan belajar dan menyelesaikan tugas sekolah. Prestasi akademik yang menurun, tidak mengerjakan PR, dan bolos sekolah bisa menjadi tanda depresi pada anak.
Menarik Diri dari Pergaulan dan Aktivitas
Anak yang depresi mungkin menarik diri dari pergaulan dan aktivitas yang mereka sukai. Mereka mungkin lebih memilih untuk menyendiri di kamar, menghindari interaksi sosial, dan kehilangan minat pada hobi dan kegiatan ekstrakurikuler.
Keluhan Fisik Tanpa Sebab Medis
Depresi pada anak dapat memicu berbagai keluhan fisik yang tidak dapat dijelaskan secara medis, seperti sakit kepala, sakit perut, atau nyeri otot. Keluhan ini mungkin semakin parah saat anak merasa stres atau cemas.
Pikiran Negatif dan Perilaku Berbahaya
Anak yang depresi mungkin sering mengungkapkan pikiran negatif tentang diri sendiri, dunia, atau masa depan. Mereka mungkin merasa tidak berharga, tidak dicintai, atau tidak memiliki harapan. Dalam kasus yang parah, depresi dapat meningkatkan risiko perilaku berbahaya seperti menyakiti diri sendiri atau bahkan keinginan untuk bunuh diri.
Pentingnya Mencari Bantuan Profesional












