cakrawalanews.co – Di era media sosial yang serba visual, istilah “social climber” dan “influencer” seringkali disalahartikan dan digunakan secara bergantian. Meskipun keduanya terlihat mirip di permukaan, sebenarnya terdapat perbedaan fundamental antara keduanya.
Social Climber:
Motivasi: Social climber termotivasi oleh keinginan untuk meningkatkan status sosial mereka dengan bergaul dan memanfaatkan orang lain. Mereka ingin terlihat sukses, bergengsi, dan dikagumi oleh orang lain.
Perilaku: Social climber seringkali pamer kekayaan dan gaya hidup mewah di media sosial. Mereka juga berusaha bergaul dengan orang-orang terkenal atau berpengaruh dan tidak segan-segan untuk berbohong dan menipu untuk mencapai tujuan mereka.
Dampak: Social climber dapat merusak hubungan sosial dan menciptakan lingkungan sosial yang tidak sehat. Mereka juga dapat mempengaruhi kesehatan mental orang lain dengan memunculkan rasa iri dan dengki.



