cakrawalanews.co – Di era media sosial yang serba visual, fenomena “social climber” atau “panjat sosial” semakin marak. Istilah ini merujuk pada individu yang berusaha meningkatkan status sosial mereka dengan bergaul dan memanfaatkan orang lain. Motivasi utama mereka adalah ingin diakui dan diterima dalam lingkaran sosial yang lebih tinggi.
Perilaku social climber biasanya ditandai dengan beberapa hal, seperti:
Pamer kekayaan di media sosial: Mereka sering memamerkan gaya hidup mewah, seperti liburan mahal, barang branded, dan mobil mewah, meskipun sebenarnya tidak selalu mampu.
Berusaha bergaul dengan orang-orang terkenal atau berpengaruh: Mereka mencari kesempatan untuk berfoto atau menjalin koneksi dengan selebriti, influencer, atau orang-orang penting lainnya.
Meniru gaya hidup orang lain: Mereka mengikuti tren terbaru dan meniru gaya hidup orang-orang yang mereka kagumi, meskipun tidak sesuai dengan kepribadian atau kemampuan mereka.
Memanfaatkan orang lain: Mereka tidak segan-segan memanfaatkan orang lain untuk mencapai tujuan mereka, seperti meminta bantuan untuk mendapatkan pekerjaan atau proyek.



