Oleh sebab itu, ia menilai, jika alasannya hanya karena anggaran terlalu besar, maka itu adalah persoalan keengganan saja. Jika pemerintah daerah setempat punya kemauan, anggaran besar tersebut tetap bisa diupayakan mengingat potensi yang dihasilkan juga besar.
Politisi asal PDI Perjuangan ini mengatakan jalan tembus yang memiliki panjang 30 km tersebut sangatlah urgen sekali mengingat bisa mengurangi kepadatan di daerah akses Malang maupun ke Kota Batu.
“Dulu MoU antara Pemkab Pasuruan, Pemprov maupun Pemkot Batu sudah ditandatangani di Grahadi Surabaya. Harapannya jalan tembus tersebut bisa terealisasi,” tegas Eddy Paripurna.












