Pagelaran wayang kali ini membawakan lakon utama berjudul Sang Bima dengan menampilkan 1 dalang bocah dan 3 dalang muda, yakni Ki Rendra Adam, Ki Bayu Wiyan Wijaya, Ki Tee Boen Liong (Sabdo Sutejo), dan Ki Nyui Warsono.
“Saya berikan apresiasi untuk acara hari ini, sehingga budaya itu bisa dilanjutkan oleh penerus-penerus bangsa. Terima kasih kepada para seniman wayang, ini menunjukkan bahwa Surabaya tidak akan kehilangan budaya wayang karena ada penerusnya,” ujaranya.
Sementara itu, Wali Kota Eri menjelaskan bahwa terdapat beragam rangkaian kegiatan dalam menyemarakan HJKS ke-731. Di antaranya, Pengajian bersama Gus Iqdam pada 10 Mei 2024 di Balai Kota Surabaya, Festival Rujak Uleg pada 19 Mei 2024 di Balai Kota Surabaya, Pengajian Akbar bersama Habib Syech di Tugu Pahlawan pada 24 Mei 2024, dan Surabaya Vaganza atau Pawai Bunga mulai dari Tugu Pahlawan hingga Alun-alun Surabaya pada 26 Mei 2024.
“Setelah itu juga ada pertunjukkan musik pada tanggal 7 Mei 2024 di Balai Kota Surabaya dengan mendatangkan bintang tamu, Gilga Sahid. Ini untuk menyambut Hari Jadi Kota Surabaya untuk warga Kota Surabaya. Jadi, ayo datang meramaikan semua acara,” pungkasnya.












