Menurut politisi perempuan partai Gerindra meskipun PPDB ini sudah seratus persen aplikasi namun seringkali terkendala pada saat pendaftarannya.
“Maupun kita sudah ada simulasi aplikasi tetapi, pada saat hari H pasti akan mengalami kebingungan dalam menghitung jarak, bagaimana menentukan perbatasan kelurahan dan kecamatan. Kemudian bagaimana memasukkan nilai prestasi baik non akademik maupun akademik,” tambahnya.
“Kemudian juga data afirmasi ter update. Sekarang ada zonasi 1 dan 2 untuk SMP, ini pemetaannya harus jelas jadi dari kecamatan satu dengan kecamatan lainnya harus jelas dan mana yang paling banyak,” sambungnya.












