Media sosial sebagai pemicu: Media sosial yang menampilkan kehidupan orang lain yang tampak sempurna dapat memicu rasa cemas dan tidak puas dengan kehidupan sendiri.
Perbandingan sosial: Terus-menerus membandingkan diri dengan orang lain di media sosial dapat meningkatkan kecemasan dan depresi.
Ketakutan tertinggal: FOMO dapat memicu ketakutan tertinggal dari tren terbaru, pengalaman baru, dan momen-momen menyenangkan, yang dapat meningkatkan kecemasan dan depresi.
Hubungan FOMO dengan Low Self-Esteem:
Standar kecantikan yang tidak realistis: Media sosial sering kali menampilkan standar kecantikan yang tidak realistis, yang dapat membuat individu merasa tidak percaya diri dengan penampilan mereka.
Perasaan tidak cukup baik: Melihat pencapaian orang lain di media sosial dapat membuat individu merasa tidak cukup baik dan meragukan kemampuan mereka sendiri.
Fokus pada kekurangan: FOMO dapat membuat individu fokus pada kekurangan diri mereka sendiri dan mengabaikan kelebihan yang mereka miliki.












