Menurut Hidayatulaah, pemilihan simulasi kebakaran karena kondisi Umaha yang berada dikawasan padat penduduk.
“Mengingat Umaha memiliki gedung bertingkat dan berlokasi di kawasan padat penduduk. Simulasi terdiri atas tindakan awal jika terjadi kebakaran, proses evakuasi, dan penyelamatan,” papar Hidayatulaah.
Sementara itu, Komandan Pleton Damkar Kabupaten Sidoarjo Widi Agus Setyawan yang turut hadir menyampaikan bahwa Umaha ini adalah salah satu kampus yang luar biasa dan tanggap terhadap bencana, karena tidak semua kampus peduli dan mengadakan simulasi seperti ini .
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan ini mendapat respon yang sangat baik dari para peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, pegawai dan security di lingkungan Umaha.(hadi)



