AdvertorialCakrawala NewsHeadlinePilihan Redaksi

Pembangunan Infrastruktur di Kota Surabaya Rampung 2024

×

Pembangunan Infrastruktur di Kota Surabaya Rampung 2024

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Surabay Ei Cahyadi saat peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit Surabaya timur beberapa waktu lalu
Wali Kota Surabay Ei Cahyadi saat peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit Surabaya timur beberapa waktu lalu

Sedangkan pada pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU), Wali Kota Eri memastikan bahwa seluruh wilayah di Kota Surabaya sudah diterangi oleh PJU. Total pemasangan PJU baru di Surabaya sebanyak 7.586 titik dan saat ini sudah terpasang di 6.154 titik.

Penuntasan persoalan di perkampungan itu juga akan dilanjutkan dengan pengerjaan saluran. Hal itu juga tercantum dalam berita acara komitmen bersama yang sudah ditandatangani oleh RT/RW, baik melalui Musrenbang maupun ketika Wali Kota Eri melakukan pengecekan saluran di perkampungan. Penuntasan pengerjaan saluran itu ditargetkan akan selesai pada bulan April dan Mei 2024. “Juga ketika kita turun di lapangan, yang kita tandatangani berita acara itu selesai di bulan April dan Mei,” tegasnya.

Selain itu, pemkot juga tengah melakukan penataan kota lama di kawasan Surabaya Utara. Penataan itu ditargetkan selesai pada bulan Mei 2024. Dari arah Jalan Rajawali menuju ke kawasan Pecinan di Kembang Jepun Kya-Kya, Jalan Panggung, dan kawasan Ampel saat ini sedang di tata. Pemkot Surabaya juga akan menyurati pihak BUMN yang memiliki bangunan di kawasan tersebut.

“Penataan pohon dan pemasangan lampu dalam rangka penataan ulang Kota Tua di kawasan Eropa, Pecinan, dan Arab akan diresmikan pada bulan Mei 2024,” ungkapnya.

Wali Kota Eri Cahyadi saat meninjau langsung perbaikan saluran beberapa waktu lalu
Wali Kota Eri Cahyadi saat meninjau langsung perbaikan saluran beberapa waktu lalu

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad mengatakan bahwa pada tahun 2024 ini pemkot memiliki prioritas pembangunan yang tidak hanya berfokus pada SDM, namun juga menyentuh infrastruktur di beberapa lokasi di Surabaya.

“Seperti pembangunan RSUD Surabaya Timur, melakukan penataan wilayah meliputi penanganan banjir atau genangan, pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu), jalan kota dan jalan lingkungan, persampahan, transportasi publik, termasuk juga penguatan Surabaya sebagai smart city,” kata Irvan.

Saat ini, pembangunan RSUD Surabaya Timur telah mencapai 40 persen dan ditargetkan selesai pada Bulan September 2024. RSUD Surabaya Timur dibangun guna memeratakan layanan kesehatan di Kota Surabaya. “Selain 2 rumah sakit, yakni RSUD Dr. Soewandi dan BDH, RSUD Surabaya Timur ini juga akan menambah layanan kita pada pemerataan layanan kesehatan,” ujar dia.

Selanjutnya, pada penataan wilayah, pemkot masih berfokus pada penangan banjir dan genangan. Setidaknya terdapat 250 lokasi genangan di Kota Surabaya, dan di tahun 2023 pemkot telah menyelesaikannya di 31 lokasi. Di skala kota ini, pemkot akan mengembangkan sistem drainase di 12 lokasi pompa, serta pembangunan saluran U-ditch di 547 lokasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *