Material-material ini memang kuat, tetapi juga lebih rapuh dibandingkan material tradisional seperti baja. Hal ini membuat mobil F1 lebih mudah mengalami kerusakan struktural saat terjadi benturan
Mobil F1 melaju dengan kecepatan tinggi dan menghasilkan tekanan aerodinamis yang besar. Hal ini memberikan beban ekstrem pada berbagai komponen mobil, seperti ban, rem, dan suspensi.
Tekanan dan beban ini dapat menyebabkan keausan yang cepat dan kerusakan pada komponen-komponen tersebut.
Lintasan balap F1 terkenal dengan tikungan yang tajam dan permukaan yang tidak rata. Hal ini dapat menyebabkan mobil F1 mengalami benturan atau terpental, yang dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai komponen.
Regulasi F1 yang ketat membatasi pengembangan dan modifikasi mobil. Hal ini membuat para tim harus berlomba-lomba mencari celah untuk meningkatkan performa mobil mereka.



