Komoditas bawang putih dan bawang merah merupakan komoditas yang memiliki andil yang cukup signifikan terhadap terjadinya deflasi di semua kota IHK Jawa Timur. Kemudian selain Jember, komoditas cabe rawit juga menahan laju inflasi di 7 kota lainnya di Jawa Timur. Sedangkan angkutan udara juga menjadi mengalami penurunan di kota-kota yang memiliki bandara udara yaitu Surabaya, Malang dan Banyuwangi.
Sedangkan kenaikan beberapa komponen biaya pendidikan di sekolah dasar dan menengah awal tahun ajaran baru turut mendorong terjadinya inflasi di beberapa kota di Jawa Timur. Sedangkan hingga bulan agustus ini harga garam juga masih menjadi faktor pendorong inflasi di hampir semua kota IHK di Jawa Timur .
Sampai dengan bulan Agustus 2017 secara kumulatif Kota Madiun merupakan kota dengan inflasi tahun kalender tertinggi yaitu mencapai 3,93 persen, kemudian di ikuti Kota Surabaya yang mencapai 2,97 persen, dan Kota Malang mencapai 2,90 persen. Sedangkan inflasi tahun kalender yang terendah ialah di Banyuwangi dan Probolinggo yang masing-masing mencapai 2,14 persen dan 2,26 persen.



