Sebab, kata dia jika hal itu tidak dimiliki, maka kondusivitas Kota Surabaya bisa terganggu dan dampaknya adalah peningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat dikhawatirkan tak berjalan maskimal.
“Persatuan kesatuan lintas agama, tokoh masyarakat, kelompok parpol, kelompok apapun itu bergotong royong membangun surabaya. Itu kami inginkan,” kata dia.
Terkait siapa sosok yang nantinya akan diusung, Cahyo menyebut jika hal itu masih dalam tahap penggodokan. Prioritas utamanya adalah kader internal Gerindra, namun tidak menutup juga kemungkinan muncul nama eksternal.
“Siapa itu, saat ini masih kami kaji lebih dalam,” pungkasnya.(hadi)












