Terdapat beberapa faktor yang diduga berkontribusi terhadap krisis kebahagiaan generasi muda, antara lain:
Tekanan sosial: Generasi muda saat ini dihadapkan dengan berbagai tekanan sosial, seperti tuntutan untuk sukses, standar kecantikan yang tinggi, dan ekspektasi yang tinggi dari orang tua dan masyarakat.
Media sosial: Media sosial sering kali menampilkan citra kehidupan yang sempurna dan glamor, sehingga dapat menimbulkan rasa iri dan tidak puas pada generasi muda.
Krisis ekonomi: Krisis ekonomi global yang terjadi beberapa tahun terakhir juga berdampak pada kebahagiaan generasi muda. Banyak dari mereka yang kesulitan mendapatkan pekerjaan dan merasa tidak memiliki kepastian masa depan.












