“Minimum produksi 2025 itu ya kalau kita sekarang bicara 2 juta pada waktu itu yang kira-kira 400.000,” kata Airlangga.
Saat ini sendiri, proses produksi mobil listrik telah dimulai. Dirinya pun berharap supaya ke depannya terdapat pabrik sparepart untuk mobil listrik juga tersedia di Indonesia.
“Mulai dari pada pabrikan yang ada di Indonesia sudah memamerkan prototype-nya. Nah prototype itu kan dia harus melakukan uji coba, uji coba akan dilakukan juga segara di Indonesia dan nanti dari pabrikan akan ada beberapa kendaraan untuk dilakukan pengujian di Indonesia,” tukasnya.(dtc/ziz)











