Cringe di media sosial merujuk pada ekspresi rasa malu, jijik, atau geli terhadap konten yang dianggap memalukan, janggal, atau tidak pantas. Konten cringe dapat berupa video viral, foto lucu, atau bahkan komentar netizen.
Cringe di media sosial dapat memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positifnya, cringe dapat menjadi hiburan bagi para pengguna. Konten cringe yang lucu dan menghibur dapat membantu pengguna untuk melepas stres dan merasa senang.
Namun, cringe di media sosial juga dapat menjadi alat untuk menindas dan mempermalukan orang lain. Konten cringe yang negatif dapat digunakan untuk menyerang, mengejek, dan menghakimi orang lain. Hal ini dapat menyebabkan cyberbullying dan berdampak negatif pada kesehatan mental korban.












