Dukungan Civitas Akademika:
Keberhasilan pelatihan ini membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh civitas akademika. Dukungan dan partisipasi aktif dari mahasiswa, dosen, dan staf sangatlah penting dalam:
Mengikuti Pelatihan: Mengikuti pelatihan dengan penuh antusias dan aktif dalam diskusi.
Menerapkan Pengetahuan: Menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan kampus.
Menjadi Agen Perubahan: Menjadi agen perubahan dalam membangun budaya anti-kekerasan dan ramah gender di lingkungan kampus.
Pelatihan kepekaan gender dan kekerasan seksual menjadi contoh bagi institusi pendidikan lainnya untuk menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Dengan komitmen dan kerjasama semua pihak, mari ciptakan ruang belajar yang inklusif dan ramah gender bagi generasi penerus bangsa.(*)



