Dia menjelaskan, dalam waktu dekat DSDABM Surabaya segera membuat tanggul di kawasan Dukuh Kupang. Aliran airnya, akan diarahkan menuju ke saluran di sekitar makam Jarak.
“Kemarin waktu survey itu ada makam di bawah. Nah makam ini nanti saya bilang ke teman-teman untuk segera dibangun tanggul untuk sementara. Kalau hujan biar airnya lari ke makam itu dahulu,” jelasnya.
Dirinya mengungkapkan, 245 titik banjir itu sebenarnya sudah banyak yang teratasi. Karena, di masa kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi sudah banyak saluran yang diperbesar kapasitasnya.
“Sudah banyak yang berkurang, 245 itu kebanyakan karena sampah. Pelaluan-pelaluan (saluran) air itu sudah besar,” sebutnya.
Selain saluran yang diperbesar, ia menambahkan, DSDABM Surabaya juga menggerakkan satgas di masing-masing wilayah secara rutin. Satgas DSDABM Surabaya itu bertugas memantau saluran dan rumah pompa jika ada yang tersumbat.



