AdvertorialCakrawala BirokrasiCakrawala EkonomiCakrawala PasarCakrawala SurabayaPeristiwa

Inflasi Surabaya Pada Januari 2024 Terendah Selama Lima Tahun Terakhir

×

Inflasi Surabaya Pada Januari 2024 Terendah Selama Lima Tahun Terakhir

Sebarkan artikel ini

“Selain itu, pemenuhan kebutuhan bawang putih dalam negeri hampir semuanya berasal dari impor. Adanya kenaikan harga bawang putih disebabkan karena harga bawang putih dari daerah asal (impor) juga mengalami kenaikan, sehingga berimbas adanya kenaikan harga bawang putih di dalam negeri,” katanya.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan berbagai upaya dalam mengendalikan inflasi, diantaranya dengan melakukan kerjasama serta berkoordinasi dengan Bulog dalam penyaluran Beras SPHP yang disalurkan lewat Wartek Inflasi. Bahkan, pemkot juga rutin melakukan operasi pasar minyak di pasar tradisional.

“Kami dari TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) Surabaya juga melakukan identifikasi kebutuhan pasokan bapokting yang berasal dari pasar PD Pasar Surya, pasar binaan dinkopdag, RSUD, restoran, SWK binaan Dinkopdag, serta toko kelontong binaan Dinkopdag guna pemenuhan kebutuhan ketersediaan,” kata dia.

Sedangkan dalam rangka menjaga kestabilan harga bahan pokok, pemkot terus menjalin kerjasama antar daerah, baik dengan Pemerintah Kabupaten Blitar, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, kabupaten Malang, Ngawi, dan Sumenep dalam rangka pemenuhan komoditas, mulai dari beras, cabai, dan juga bawang merah.

“Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah juga terus dilakukan Pemkot Surabaya di Rusun Panjaringansari Kecamatan Rungkut guna membantu masyarakat Kota Surabaya untuk memperoleh bahan Pangan dengan harga yang terjangkau,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *