Menurutnya, semua pemeluk agama di Kota Surabaya harus bisa merasakan sentuhan dari Pemkot Surabaya, salah satunya melalui beasiswa pendidikan. “Semoga dengan adanya seleksi beasiswa penghafal kitab suci ini, Surabaya akan banyak anak-anak yang bisa menghafalkan kitab suci dan bisa menjalankan makna kitab suci dalam kehidupan sehari-harinya,” kata dia.
Selain itu, Pemkot Surabaya juga menggelontor Beasiswa Pemuda Tangguh kategori SMA/SMK/MA sederajat dan Beasiswa Pemuda Tangguh kategori mahasiswa. Beasiswa yang sudah berjalan sejak beberapa tahun terakhir ini mengutamakan pelajar dan mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin, sehingga mereka punya peluang yang sama untuk melanjutkan pendidikannya.
Adapun kuota Beasiswa Pemuda Tangguh kategori SMA/SMK/MA sederajat di tahun 2023 terealisasi sebanyak 20.356 pelajar. Selanjutnya, di tahun 2024 ini, kuotanya ditambah menjadi 21 ribu pelajar. Sedangkan Beasiswa Pemuda Tangguh kategori mahasiswa, di tahun 2023 sudah menyasar sebanyak 3.196 mahasiswa dan di tahun 2024 ditargetkan sebanyak 3.500 mahasiswa penerima.
“Saya berharap dengan adanya beasiswa bagi para pelajar SMA sederajat dan mahasiswa ini dapat memicu semangat mereka untuk terus mengejar cita-citanya, kaerna saya tidak ingin di Surabaya masih ada pengangguran dan kemiskinan, dan salah satu caranya tentu dengan pendidikan,” katanya.











