Cakrawala Kesehatan

Menelusuri Jejak Manfaat Kayu Secang: Pewarna Alami Kaya Manfaat

×

Menelusuri Jejak Manfaat Kayu Secang: Pewarna Alami Kaya Manfaat

Sebarkan artikel ini

Sejak tahun 1985, WHO (World Health Organization) telah memprediksi bahwa sekitar 80% penduduk dunia telah memanfaatkan tumbuhan obat (herbal medicine, phytotherapy, phytomedicine, atau botanical medicine) untuk kesehatan (Mirza, 2010).

Salah satunya adalah tanaman secang, kulit kayunya yang dimanfaatkan sebagai obat herbal.

Merupakan tanaman semak atau pohon rendah dengan ketinggian 5-10 m. Tanaman ini termasuk famili Leguminoseae dan tersebar di wilayah Asia Tenggara, Afrika, dan Amerika.

Secang merupakan jenis tanaman perdu atau pohon yang berukuran kecil.  Batang dan percabangannya berduri yang bentuknya bengkok dan letaknya tersebaran di batang pohon, batang berbentuk bulat, warnnya hijau kecoklatan.

Secang tergolong tumbuhan herbal yang tumbuh alami pada hutan-hutan sekunder. Secang mengandung senyawa fenolik seperti flavonoid, yang bersifat antioksidan penangkap radikal bebas. Kayu Secang biasanya dijadikan minuman herbal tradisional yang digunakan untuk meredakan gejala masuk angin, batuk, pilek, dan bermanfaat untuk menghangatkan tubuh.

Lebih dari Sekadar Pewarna Alami:
Kayu secang mengandung senyawa aktif seperti brazilin, hematoxylin, dan flavonoid yang memberikan berbagai manfaat kesehatan, antara lain:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *