Meski begitu, pihaknya terus berupaya menyelesaikan pencetakan dan perekaman e-KTP. Terlebih tahun depan akan ada Pilkada Serentak di 171 daerah terdiri dari 17 provinsi, 115 kabupaten dan 39 kota. Maka perekaman dan e-KTP perlu segera diselesaikan.
“Kalau enggak ini akan geger (rame). Sekarang sudah dicetak. Per hari ini (sudah) 94,31 persen yang sudah merekam. Sisanya ada data ganda dan penduduk yang tidak pro aktif,” ucapnya.
Dari data yang ada sampai Juli 2017, tercatat sebanyak 174.715.105 atau 94,31 persen dari 261.142.385 jiwa yang sudah terekam data kependudukan. Sisanya masih ada 10.534.606 jiwa atau sekitar 5,69 persen yang belum terekam e-KTP sampai saat ini.(dtc/ziz)



