Selain itu, dalam rangka menghidupkan Balai RW, pihaknya juga akan memasifkan pelayanan kepada warga. Bentuknya seperti Sinau Bareng, Ngaji Bareng, dan berbagai kegiatan lainnya yang akan digelar di Balai RW.
“Dengan cara ini, maka anak-anak di kampung itu akan sibuk dengan berbagai kegiatan itu, sehingga mereka tidak akan lagi berpikiran untuk nakal, sehingga tidak ada lagi geng-geng motor itu,” katanya.
Sedangkan para orang tuanya, akan ada Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) dan akan ada Puspaga juga di Balai RW itu, sehingga anak-anaknya belajar di Balai RW, dan orang tuanya juga dilatih bagaimana mendidik anak-anaknya dan memelihara keluarganya supaya menjadi keluarga yang sakinah mawaddah marohmah.
“Jadi, mimpi saya di 2024 setiap kampung di Surabaya akan hidup dengan semua kegiatan yang ada di Balai RW itu,” ujarnya.












