Lebih lanjut menurutnya, “Indonesia in Corporate” sangat tepat dengan kondisi perekonomian saat ini, sehingga dapat mendorong transaksi one on one business meeting. Salah satunya dengan melibatkan keberadaan BPD HIPMI di daerah. Hal ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian dalam negeri.
Ia berharap pada acara munas yang rencananya akan dihadiri oleh Presiden RI tersebut dapat menghasilkan poin-poin yang menjadi masukan pemerintah dalam menentukan kebijakan ekonomi mendatang. “Substansi munas harus diperkuat sehingga mampu memberikan masukan yang konkret pada Pemeritah dalam menentukan kebijakan ekonomi”, ujarnya.
Gubernur mendukung dan menyambut baik pelaksanaan Sidang Dewan Pleno dan Musyawarah Nasional di Surabaya. Ia juga mengusulkan agar diadakan pra-kongres sebelum pelaksanaan Munas agar pokok materi dapat dibahas sebelumnya dan menjadi bahan di pertemuan utama.



