Dalam pemeringkatan ini, data yang digunakan merupakan data siap guna, yang berasal dari data PD Dikti, data yang tidak tercakup dalam PD Dikti tapi hasil penilaian uniit kerja Kemenristekdikti, data yang dikumpulikan secara terstruktur oleh unit kerja dan data eksternal Kemenristekdikti. Pemeringkatan ini ditujukan untuk perbaikan terus menerus dan kesehatan perguruan tinggi.
Dalam pemeringkatan perguruan tinggi tahun ini, indikator yang digunakan yakni sumberdaya manusia (30%), kelembagaan (28%), kemahasiswaan (12%), serta peneliti dan pengabdian kepada masyarakat (30%).
Pemeringkatan tahun ini membuat UGM unggul dari ITB yang tahun sebelumnya berada di peringkat teratas. Dari 10 urutan teratas tahun lalu, ada ITB, UGM, IPB, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Uniiversitas Brawijaya, Universitas Padjajaran, Universitas Airlangga, Universitas Sebelas Maret, dan Universitas Diponegoro.(dtc/ziz)











