“Kalau untuk masak atau minum kita menggunakan air galon isi ulang. Kita tidak berani kalau pakai air PDAM. Kalau air PDAM hanya untuk mandi dan cuci,” imbuhnya.
Miswanto awalnya menduga air keruh PDAM ini akibat perbaikan pipa di daerah Gunungsari.
“Tapi kok sampai sekarang masih keruh. Karenanya saya minta tolong ke Pak Anas untuk membantu menyelesaikan persoalan warga ini,” pungkasnya.
Menanggapi keluhan warga tersebut Anas Karno menegaskan bahwa dirinya akan berkoordinasi kepada pihak PDAM untuk segera menindaklanjuti.












