“Dengan sarana kebersihan yang memadai di kampung. Bak sampah lengkap dengan penutupnya. Kemudian gerobak sampah yang layak fungsi, maka sampah rumah tangga bisa tertangani dengan baik. Sehingga tidak terjadi penyebaran bibit penyakit,” jelas Anas saat memenuhi undangan warga kampung Kutisari Utara.
Anas Karno juga mendorong supaya warga bergotong-royong, melakukan kerja bakti bersih-bersih kampung. Untuk mencegah wabah Demam Berdarah (DB) yang kerap terjadi saat musim hujan, juga mengantisipasi resiko genangan air.
“Membersihkan selokan-selokan saluran air dari tumpukan sampah, ataupun sendimen tanah yang tinggi. Agar aliran air tidak terhambat. Jangan menunggu pemerintah kota. Warga selayaknya bergotong royong menjaga lingkungannya,” terangnya.



