Sementara itu Mohammad Idris koordinator PKL RT 05 RW 05 Kelurahan Tenggilis mengatakan, paguyubannya beranggotakan 15 PKL yang berjualan dengan menempati lahan fasum (fasilitas umum) Pemkot Surabaya.
“Kita ingin mendapat pembinaan dan bimbingan dari pemerintah kota, seperti PKL-PKL lain yang sudah berkembang. Kita juga ingin berkembang,” jelasnya.
Idris kembali mengatakan, dirinya dan PKL lainnya sudah nyaman berjualan di lokasi yang sekarang ditempati.
“Penghasilan kita lumayan bisa untuk mencukupi keluarga. Bahkan diantara kami punya karyawan yang membantu, karena ramai pembeli,” pungkasnya.



