Anggota DPRD Jatim dari Dapl Gresik-Lamongan itu berharap agar para penyuluh pertanian lebih aktif membantu petani. Selain itu, penyediaan pupuk subisidi juga harus ditambah, agar pola tanam petani tidak terganggu. “Kesulitan memberikan pemahaman ke petani karena penyuluh pertanian kerjanya saja tidak jelas dan mestinya penyuluh ditambah lagi yang kompeten di bidangnya,” jelasnya.
Sementara itu, menurut Kepala Pusat Pengkajian dan Penerapan Agroekologi, Serikat Petani Indonesia atau SPI, Mohammad Qomarunnajmi, mengatakan petani mulai kesulitan menanam padi sejak Juli.



