“ Sementara ini kami hanya melakukan penertiban yang semi permanen, untuk yang permanen masih menunggu tahap berikutnya, tapi targetnya harus steril semua dari pedagang burung dan hewan” pungkas Joko.
Sementara itu, salah satu pedangan mengatakan bahwa mereka hanya bisa pasrah atas penertiban tersebut.
“ ya mau gimana lagi mas, yawes begini nasib wong cilik” ujar salah satu warga yang tak mau menyebutkan namanya seraya memindahkan barang dagangannya.(mnhadi/cn02)












