“Untuk cara pemakaian tabung drypowder maupun CO2, pertama tarik pin pengaman. Kemudian pegang ujung selang semprot dengan satu tangan, sementara tangan lainnya memegang tuas penekan. Setelah itu, semprotkan titik api dengan jarak paling dekat empat meter,” kata petugas Damkar.
Kepala Dinas Kebakaran (Damkar) Surabaya Chandra Oratmangun mengatakan, sosialisasi bahaya kebakaran di sekolah-sekolah sudah menjadi agenda rutin. Tak kurang dari 70 sekolah mendapat penyuluhan tiap tahunnya. Kegiatan tersebut bertujuan agar para siswa memahami penyebab kebakaran, serta langkah-langkah apa saja yang harus ditempuh andaikata harus berhadapan dengan si jago merah.
Dia menjelaskan, pihaknya memang memberi porsi tersendiri kepada para pelajar. Sebab, berdasar pengalaman saat menangani kejadian kebakaran, kaum ibu dan anak adalah yang paling sering menjadi korban. Harapannya, para pelajar yang telah mendapat pelatihan bisa menjadi duta antisipasi kebakaran di rumahnya masing-masing. “Mereka bisa mengingatkan bapak-ibunya akan bahaya kebakaran,” terang Chandra.












