Cakrawala SurabayaHeadlineIndeks

Libatkan pangeran dan putri lingkungan hidup Surabaya gencarkan program lingkungan

×

Libatkan pangeran dan putri lingkungan hidup Surabaya gencarkan program lingkungan

Sebarkan artikel ini

Oleh karena itu, ia meminta kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala Dinas Pendidikan untuk memfasilitasi dan mensupport kebutuhan mereka selama memimpin di kampungnya masing-masing. Bagi dia, pendidikan yang semacam ini yang sebenarnya dia inginnya, karena pendidikan semacam ini tidak ada di bangku sekolah.

“Siap ya anak-anakku mengajak warga di kampungnya untuk bersama-sama memilah sampah organik dan non organik?” tanya Wali Kota Eri kepada seluruh pelajar yang hadir dalam acara tersebut. Sontak semuanya menjawab “Siap”.

Selain itu, Wali Kota Eri juga berharap kepada seluruh guru dan kepala sekolah di Surabaya untuk tidak hanya fokus pada bidang akademik saja. Namun, ekstrakurikuler dan kegiatan semacam ini harus terus dilanjutkan. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada para guru dan kepala sekolah yang telah membimbing anak-anaknya itu.

“Mereka ini adalah aset negara di masa depan. Teruslah berkarya anak-anakku, jangan pernah berhenti berkarya. Kalau menjadi pemimpin, teruslah menjadi pemimpin yang mencintai lingkungannya,” tegasnya.

Sementara itu, Presiden Tunas Hijau Muhammad Zamroni mengatakan bahwa pemilihan pangeran dan putri lingkungan hidup itu dimulai sejak Februari 2023. Saat itu, peserta yang ikut sebanyak 1.126 dan salah satu syarat mengikuti kompetisi ini adalah harus punya proyek lingkungan yang sudah dilakukan dan terus dilakukan.

“Mereka kami seleksi melalui empat tahap dan itu terus kontinyu sampai akhirnya terpilihlah 63 finalis pangeran dan putri lingkungan hidup. Setelah itu, mereka kami seleksi lagi dan akhirnya ada 20 peserta yang menjadi juara umum atau menjadi pangeran dan putri lingkungan hidup Surabaya 2023,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *