“Bunga dan buah Kecombrang tidak mengenal musim seperti mangga atau tanaman musiman lainnya. Setiap tanaman bisa menghasilkan 20 tangkai bunga,” urainya.
Sementara itu, Sutjipto Widarta pegiat pemanfaatan tanaman Kecombrang mengatakan, tanaman dengan rasa buah agak masam ini mempunyai kandungan zat untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh.
“Kecombrang untuk mencegah penyakit Ispa (Infeksi Saluran Pernafasan Atas). Juga untuk mengatasi masalah semua bentuk alergi, seperti asma, gatal sampai diare karena alergi lactosa,” jelasnya
Lebih lanjut Sutjipto mengatakan, selama ini masyarakat mengenal Kecombrang sebagai bumbu dapur. Padahal Kecombrang bisa diolah menjadi berbagai bentuk makanan maupun minuman.
“Saya berinovasi membuat jus dan wine dari buah Kecombrang. Kalau wine tanpa alkohol. Jadi bisa menikmati wine bebas alkohol,” pungkasnya.












